Sunday, April 12, 2020

MAKALAH ORGANISASI REGIONAL


MAKALAH ORGANISASI REGIONAL
APEC


DISUSUN OLEH :

ARIE ERNANDARI
31119008





2019/2020





KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberikan hikmat-Nya sehingga saya bisa menyelesaikan tugas makalah yang bejudul “Makalah Organisasi Regional APEC”. Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dengan mata kuliah Organisasi dan Metode. Pada penulisan makalah ini akan membahas tentang latar belakang organisasi regional, tujuan organisasi dan manfaat organisasi regional. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya untuk menyelesaikan tugas makalah ini. Saya menyadari, makalah yang saya tulis ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan saya terima demi kesempurnaan makalah ini.

                                                                                                            Jakarta, 12 April 2020


                                                                                                                                    Penulis







BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Manusia merupakan mahkluk social dimana tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan orang lain. Sama juga dengan negara, setiap negara memiliki kelebihan dan kekurangan contohnya dalam hal sumber daya. Ada yang memiliki sumber daya alam yang melimpah dan ada yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Maka dari itu diperlukan kerja sama untuk mengisi kekurangan masing-masing negara. Faktor terjadinya kerja sama antar negara karena adanya perbedaan, seperti sumber daya, ideologi dan teknologi. Sedangkan kesamaan menjadi pendorong agar terjadinya kerja sama yang diharpkan suatu negara agar lebih maju dan berkembang. Kerja sama tersebut diwujudkan dengan dibentuknya suatu Organisasi.
Dilihat dari segi tujuan dibentukknya organisasi, organisasi terbagi menjadi 2 yaitu organisasi regional dan internasional. Kedua organisasi tersebut memiliki tujuan yang sama untuk mencapai sebuah kerja sama yang sukses, namun kedua organisasi tersebut memiliki arti yang berbeda. Organisasi regional dikatakan hanya mencakup beberapa wilayah saja. Contohnya APEC, sedangkan organisasi internasional mengikutsertakan negara-negara yang ingin menjalin hubungan internasional. Melalui hubungan organisasi, negara-negara yang terlibat berusaha untuk mencapai tujuan untuk kepentingan bersama dan kepetingan tersebut menyangkut segala hal.

1.2  Tujuan Penulisan
            Adapun tujuan penulisan makalah Organisasi Regional yaitu :
1.      Mengetahui latar belakang terbentuknya APEC
2.      Mengetahui tujuan Organisasi APEC
3.      Mengetahui manfaat Organisasi APEC





BAB 2
PEMBAHASAN

2.1  Latar Belakang terbentuknya APEC
APEC (Asia Pasific Economic Cooperation) merupakan forum kerja sama ekonomi negara-negara di kawasan Asia dan Pasifik. APEC terbentuk pada bulan Desember 1989 di Canberra, Australia. Gagasan APEC muncul dari Robert Hawke, Perdana Menteri Australia saat itu. Ada dua belas negara Organisasi APEC, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Jepang, Republik Korea, Australia, Selandia Baru, Kanada dan Amerika Serikat. Pada tahun 1991 Cina dan Hong Kong ikut serta, kemudian pada tahun 1993 dan 1994 Meksiko, Papuan New Guenia, Cile ikut serta dan pada tahun 1998 menerima Peru, Rusia dan Vietnam sebagai anggota baru.
Pembentukan organisasi ini dilatar belakangi karena munculnya kelompok-kelompok perdangangan seperti Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) dan Nort America Free Trade Area (NAFTA), Perubahan besar dibidang politik dan ekonomi yang terjadi di Uni Soviet dan Eropi Timur, Adanya keinginan mewujudkan liberalisasi perdangan dan investasi di Kawasan Asia Pasifik. APEC memiliki prinsip dalam menjalankan kegiatan organisasi antara lain: consensus (keputusan APEC harus bermanfaat dan disepakati semua anggota), voluntary and non-binding (kesepakatan secara sukarela), concerted unilateralism (keputusan dilakukan bersama-sama), dan differentiated time frame (liberalisasi negara ekonomi anggota). Keberadaan APEC secara nyata berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

2.2  Tujuan Organisasi APEC
Tujuan utama APEC adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan di Asia Pasifik. Hal ini dilakukan dengan mendorong dan memfasilitasi perdagangan dan investasi yang lebih bebas dan terbuka di kawasan, serta meningkatkan kerja sama pengembangan kapasitas Ekonomi anggota. Untuk itu, telah ditetapkan suatu target “the Bogor Goals", sebagai hasil kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Bogor pada tahun 1994.

2.3  Manfaat Organisasi APEC
2.3.1                    Manfaat Organisasi APEC bagi Indonesia
Manfaat APEC bagi Indonesia yaitu, sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing Indonesia, melalui proyek dan pelatihan. Sebagai sarana untuk memastikan bahwa pasar Asia-Pasifik tetap terbuka bagi produk ekspor unggulan Indonesia, sebagai sarana peningkatan investasi serta sebagai sarana untuk membangun kepercayaan dan hubungan yang saling mengutungkan.
2.3.2                    Manfaat Organisasi APEC bagi para anggotanya
Manfaat APEC bagi para anggotanya yaitu, jika ada salah satu negara yang sedang dalam kondisi berkembang membuat harga barang dan jasa menjadi lebih murah, teciptanya lebih banyak kesempatan kerja, memajukan pertumbuhan ekonomi bagi negara anggotanya, meningkatkan peran swasra untuk menuju liberalisasi perdangan, dan sebagai wadah untuk saling bertukar pengalaman.





BAB 3
PENUTUP

3.1  Kesimpulan
APEC merupakan salah satu organisasi regional yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan di Asia Pasifik. APEC sangat berperan penting bagi para anggotanya termasuk Indonesia terutama dalam hal perdangan ekspor impor suatu barang dan sumber daya manusia.
3.1  Saran
Penulis tentunya masih menyadari jika makalah diatas masih terdapat banyak kesalahan dan jauh dari kesempurnaan. Penulis akan memperbaiki makalah tersebut dengan berpedoman pada banyak sumber serta kritik yang membangun dari para pembaca. Untuk para pembaca diharapkan dapat mengetahui tentang organisasi regional salah satunya APEC.






DAFTAR PUSTAKA

Wednesday, April 1, 2020

Uraian Tentang Koperasi Marvel Sejahtera Mandiri




KOPERASI MARVEL SEJAHTERA MANDIRI

Hallo, pada blog kali ini saya akan menguraikan sedikit tentang koperasi yang ada di sekitar lingkungan rumah saya tepatnya di Jakarta Timur, salah satunya adalah Koperasi Marvel Sejahtera Mandiri.

Koperasi Marvel Sejahtera Mandiri merupakan Koperasi Jasa tingkat Nasional yang bergerak dibidang usaha unit simpan pinjam, jasa pengiriman barang/ekspedisi, jasa pencucian dan salon mobil sesuai dengan SIUP dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu. Koperasi Marvel Sejahtera Mandiri memiliki struktur yaitu Dewan Pengawas yang dipimpin oleh seorang ketua pengawas yaitu Kompol Dokmaralus Marpaung, S.H., M.H. dan memiliki 2 anggota pengawas, Dewan Penasehat yaitu DRS. Yan Walter L. Gaol, M.M., AAAIJ, Dewan Pengurus yang dipimpin oleh Joshua Marvel L.Gaol, S.H., MBA, sekretaris dan bendahara. Setiap pengurus berkomitmen untuk mengola setiap dana dengan baik dan penuh tanggung jawab yang bisa menguntungkan bagi anggota, pemilik dana dan semua pihak yang terkait. 

Tujuan pendirian Koperasi ini sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia yang tertuangnya dalam Pasal 33 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan, untuk menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Adapun Visi dan Misi agar tercapainya kesejahteraan dan kesuksesan Koperasi Marvel Sejahtera Mandiri, yaitu :
Visi : Menjadi Lembaga koperasi yang terpercaya, tangguh dan terpilih untuk menuju masyarakat yang sejahtera dan mandiri.
Misi : Menjadi koperasi yang dapat dipercaya dan dikelola secara baik, jujur, adil dan transparan, membantu masyarakat ekonomi lemah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya, dan memberikan pelayanan terbaik, cepat dan akurat kepada anggota dan masyarakat.
Koperasi Marvel Sejahtera Mandiri memiliki sumber dana yang dikelola dari simpanan anggota berupa simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela. Dana tersebut disalurkan kepada anggota yang terdiri dari pedangan sembako, para karyawan dan masyarakat usaha mikro yang diseleksi secara hati-hati dan dapat dipertanggung jawabkan. 

Koperasi Marvel Sejahtera berpusat di  Grand Galaxy City Rukan RSA 1 – 01, Jatiasih, Jl. Boulevard Raya RT.001/ RW.002, Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat 17147 dan mempunyai cabang di Jl. Tanah Merdeka No.2, RT.2/RW.5, Susukan, Kec. Ciracas, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13750.

Dilihat dari kondisi dijaman seperti ini, koperasi sudah hampir terlihat punah, banyak generasi muda seperti kita masih kurang ketertarikkannya terhadap koperasi. Mungkin dulu waktu di Sekolah Dasar kita udah pernah ya belajar tentang koperasi dan pastinya sudah sedikit mengenal tentang koperasi. 
Usaha yang dapat dilakukan agar koperasi bisa terus sukses dan bisa menarik perhatian generasi muda yaitu dengan cara :
1. Mencari Sumber Daya Manusia
Dalam hal ini koperasi harus mencari dan memilih calon-calon koperasi yang berkompeten dibidangnya, memiliki riwayat hidup dan pekerjaan yang jelas agar nantinya koperasi dapat berkembang dengan baik. 
2. Sosialisasi dan Promosi tentang Koperasi
Mengajak para masyarakat untuk ikut sosialisasi tentang adanya koperasi. Promosi bisa dilakukan dengan cara membuat iklan layanan masyarakat yang menarik dan membuat akun media social seperti Instagram dan facebook yang kontennya berisi tentang definisi, manfaat serta ajakan agara generasi muda mengerti dan tertarik untuk bergabung ke dalam usaha Koperasi.
3. Pengajaran tentang Koperasi
Diadakannya pembelajaran kepada masyarakat mengenai koperasi.
4. Membenahi kondisi internal Koperasi
Membenahi setiap penyimpangan-penyimpangan yang (jika) dilakukan oleh pengurus.
5. Membuat Perencaan Program Kerja yang tepat
Ditunjukkan agar setiap kegiatan koperasi dapat terencana dan terprogram dengan baik. Sehingga koperasi dapat menetapkan kebijakan sendiri untuk bersaing dalam perekonomian yang semakin ketat dan dapat tetap bertahan. 










Referensi :