Monday, January 24, 2022

CARA MEMBUAT HALAMAN LOGIN PADA WEBSITE

HALAMAN LOGIN PADA WEBSITE PERPUSTAKAAN

Halo teman-teman semua, pada blog kali ini aku mau sedikit share cara aku bikin satu halaman login website sederhana, semoga bisa membantu teman-teman semua, maaf kalau kurang disini aku juga masih belajar, langsung aja...

Disini aku pake HTML, PHP dan CSS.

index.php

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>UTS</title>
    <link rel="stylesheet" href="style.css">
</head>
<body>
 <div class="wrapper">
  <div class="text-center mt-4 name"> <p align="center"> BACAYU!</p> </div>
   <form action="login.php" method="POST">

<form class="p-3 mt-4">
  <div class="form-field d-flex align-items-center"> <span class="far fa-user"></span> <input type="text" name="nama" id="nama" placeholder="Nama"> </div>
  <div class="form-field d-flex align-items-center"> <span class="fas fa-key"></span> <input type="text" name="email" id="email" placeholder="Email"> </div>
  <div class="form-field d-flex align-items-center"> <span class="fas fa-user"></span> <input type="text" name="judulbuku" id="judulbuku" placeholder="Judul Buku"> </div>  
  <button class="btn mt-3"> SUBMIT </button>
           </form>
        </form>
    </div>
<style>
    @import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Roboto:wght@500&display=swap');

* {
    font-family: 'Quicksand', Roboto;
    margin: 0;
    padding: 0;
    box-sizing: border-box;
}
body {
    background: #ecf0f3
}
.wrapper {
    max-width: 350px;
    min-height: 500px;
    margin: 80px auto;
    padding: 40px 30px 30px 30px;
    background-color: #ecf0f3;
    border-radius: 15px;
    box-shadow: 13px 13px 20px #cbced1, -13px -13px 20px #fff
}
.wrapper .name {
    font-weight: 600;
    font-size: 4rem;
    letter-spacing: 1.3px;
    padding-left: 10px;
    color: #555
}
.wrapper .form-field input {
    width: 100%;
    display: block;
    border: none;
    outline: none;
    background: none;
    font-size: 30 pt;
    color: #666;
    padding: 10px 15px 10px 10px
}
.wrapper .form-field {
    padding-left: 10px;
    margin-bottom: 20px;
    border-radius: 20px;
    box-shadow: inset 8px 8px 8px #cbced1, inset -8px -8px 8px #fff
}
.wrapper .form-field .fas {
    color: rgb(34, 34, 34)
}
.wrapper .btn {
    box-shadow: none;
    width: 100%;
    height: 40px;
    background-color: #b8b8b8;
    color: #fff;
    border-radius: 25px;
    box-shadow: 3px 3px 3px #b1b1b1, -3px -3px 3px #fff;
    letter-spacing: 1.3px
}
.wrapper .btn:hover {
    background-color: #0a0a0a
}
.wrapper a {
    text-decoration: none;
    font-size: 0.8rem;
    color: #000000
}
@media(max-width: 380px) {
    .wrapper {
        margin: 30px 20px;
        padding: 40px 15px 15px 15px
    }
}
</style>
</body>
</html>

login.php
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Document</title>
    <link rel="stylesheet" href="style.css">
</head>
<body>
    <div class="wrapper">
        <div class="text-center mt-4 name"><h6><p align="center"> 
DATA PEMINJAM BUKU PERPUSTAKAAN </h6></p> </div>

<table class="styled-table">
<table border="2" width="450" cellpadding="2">
    <thead>
        <tr>
            <td>Nama</td>
            <td> : </td>
            <td><?php echo $_POST['nama']?></td>
            </tr>
        <tr>
            <td>Email</td>
            <td> : </td>
            <td><?php echo $_POST['email']?></td>
            </tr>
        <tr>
            <td>Judul Buku</td>
            <td> : </td>
            <td><?php echo $_POST['judulbuku']?></td>
            </tr>
        </thead>
    </tbody>
</table>
</table>

<style>
.styled-table {
    border-collapse: collapse;
    margin: 50px auto;
    font-size: 0.5rem;
    font-family: roboto;
    min-width: 500px;
}
.wrapper {
    max-width: 500px;
    min-height: 100px;
    margin: 80px auto;
    padding: 40px 30px 30px 30px;
    background-color: #ecf0f3;
    border-radius: 15px;
    box-shadow: 13px 13px 20px #cbced1, -13px -13px 20px #fff

</style>
</body>
</html>

KARANGAN ILMIAH SEDERHANA

PERANAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN DATABASE DALAM 
PERGURUAN TINGGI 


    Dalam era globalisasi seperti saat ini, kebutuhan informasi semakin penting. Perkembangan teknologi dan informasi telah membuka kemungkinan kegiatan yang sebelumnya sulit menjadi dapat dengan mudah dilakukan.  Keberhasilan suatu informasi sangat didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Seperti pada pemakaian komputer dalam kehidupan sehari-hari. Disini juga sangat diperlukan pernanan sistem informasi dan database dalam bidang pendidikan yaitu perguruan tinggi. 

    Adapun pengertian tentang sistem informasi yaitu metode yang digunakan user untuk mengelola suatu data yang akan diubah menjadi sebuah informasi, kemudian dari informasi tersebut akan dijadikan bahan pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan. Pernanan sistem informasi manajemen dalam perguruan tinggi dimanfaatkan oleh para pemakai layanan informasi untuk membantu menyelesaikan tugas dan penentuan kebijakan dalam perguruan tinggi. 

    Standar sistem informasi dalam perguruan tinggi yaitu suatu perguruan tinggi harus memiliki sistem informasi yang disiapkan untuk mendukung pengelolaan dan peningkatan mutur program dibidang akademik. Sistem informasi manajemen dalam suatu perguruan tinggi minimal harus terdiri atas pengumpulan data seperti akademik, kemahasiswaan, prasarana dan sarana, administrasi dan keuangan. Selain itu juga harus terdapat analisis, penyimpanan kembali data, presentasi data dan informasi. Dalam hal ini, perguruan tinggi harus memanfaatkan sistem informasi manajemen untuk memelihara komunkasi dan koordinasi internal serta kerjasama dengan instuisi lain seperti pemerintah, alumni perusahaan atau industry dan masyarakat luas. 

    Selain sistem informasi manajemen, sistem database juga diperlukan dalam berjalannya tatanan suatu perguruan tinggi dengan adanya sistem database dapat mempermudah pengerjaan tugas dalam perguruan tinggi. Seperti untuk menginput data mahasiswa, dosen dan tenaga pendidikan di perguruan tinggi. Peranan sistem database dalam suatu perguruan tinggi yaitu sebagai komponen sistem informasi manajemen, sebagai infrastruktur perguruan tinggi yang dibangun.  


 


Referensi 

Sri Utami, Dinda. Konsep dan peranan sistem database di dalam sistem informasi manajemen. 

Yunis, R. & Surendro, K. (2009). Model Enterprise architecture untuk perguruan tinggi di Indonesia. 

ARTIKEL ILMIAH POPULER SEDERHANA

KESADARAN MASYARAKAT DALAM MEMBAYAR PAJAK 


PENDAHULUAN 

    Saat ini Pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan Pemerintah Republik Indonesia setelah sector migas dan ekspor barang-barang non migas. Pajak digunakan oleh pemerintah untuk membiayai pembangunan negara dan menciptaka kemakmuran bagi rakyat. Dalam mendukung upaya tersebut, pemerintah menyelenggarakan otonomi daerah dengan mengeluarkan Undang-Undang No. 12 Tahun 2008 Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Daerah, otonomi daerah merupakan kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kewenangan daerah mencakup kewenangan pemerintahan, mulai dari sistem perencanaan, pembiayaan maupun pelaksanaannya. 

    Ada beberapa peneletian mengenai kepatuhan pajak dengan menggunakan kerangka model Theory of Planned (TPB) untuk menjelaskan perilaku kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Model Theory of Planned Behaviour (TPB) yang digunakan dalam penelitian memberikan penjelasan yang signifikan, bahwa perilaku tidak patuh (noncompliance) Wajib Pajak sangat dipengaruhi oleh variabel sikap, norma subyektif, dan kontrol keperilakuan yang dipersepsikan (Mustikasari, 2007:3). 


ISI 

Kesadaran dalam membayar pajak 

    Kesadaran perpajakan adalah keadaan mengetahui atau mengerti perihal pajak. Kesadaran perpajakan adalah kerelaan memenuhi kewajibannya, termasuk rela memberikan kontribusi dana untuk pelaksanaan fungsi pemerintah dengan cara membayar kewajiban pajaknya. Kesadaran dan kepatuhan dalam membayar pajak adalah hal yang sangat penting dalam rangka reformasi perpajakn dan menciptakan sistem perpajakan yang baik. Kepatuhan wajib pajak dapat dimotivasi dengan adanya kebijaksanaan perpajakan yang dapat mendoring prilaku kepatuhan Wajib Pajak untuk menjadi patuh, harus ada sanksi hukum yang bersifat memaksa.  

    Untuk memenuhi kesadaran dan kepatuhan maka diperlukan pengetahuan umum tentang perpajakan. Pengetahuan diberikan agar setiap masyarakat memaham suatu objek pajak. Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal yang langsung dapat ditunjukkan dan yang digunakan untuk pengeluaran umum (Mardiasmi, 2009:1).  

    Dengan adanya pengetahuan tentang perpajakan akan membantu kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak, sehingga tingkat kepatuhan akan meningkat. Pada umumnya seseorang yang memiliki pendidikan akan sadar dan patuh terhadap hak dan kewajibannya tanpa harus dipaksakan dan diancam oleh beberapa sanksi dan hukuman. Bagi mereka yang telah mengetahui  bagaimana alur penerimaan pajak tersebut akan berjalan, hingga akhirnya manfaat membayar pajak tersebut dapat dirasakannya. Oleh karena itu, pemerintah terus megupayakan agar masyarakat memahami sepenuhnya kewajibannya terhadap negara dan mau melaksanakannya dengan baik. 

KESIMPULAN
        Dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak perlu diperlukan pengetahuan tentang pajak dan sosialisasi tentang program wajib pajak bagi sebagian masyarakat yang masih minim pengetahuan tentang wajib pajak. 

 

SUMBER 

Maedina, R, Mahfudnurnajamuddin, Sudirman, R. (2020). Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Terhadap Pendapatan Asli Daerah. Center of Economic Journal.3(1) 

Venusita, L. (2013). Analisis Pengaruh Sikapm Norma Subyektif dan Kontrol Keprilakuan Terhadap Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Restoran di Surabaya. Jurnal Akuntansi. 5(1), 2502-6380. 

Seftiani, M. (2016). Pengaruh Sikap, Kesadaran dan Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pemilik (UMKM) dalam Memiliki (NPWP) (Studi pada Wajib Pajak Orang Pribadi Pemilik UMKM yang terdaftar di KPP Pratama Manado). Jurnal EMBA. 4(1), 2303-1174. 

Utomo Wahyu, B.A. (2011). Pengaruh Sikap, Kesadaran Wajib Pajak dan Pengetahuan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Kecamatan Pamulan Kota Tangeran Selatan. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.