Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan
melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa
seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai
tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai
sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan
sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti
bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti
bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan
jadwal.
Konsep Dasar Manajemen
1. Manajemen Sebagai Ilmu
Memahami bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai
tujuan dan membuat sistem kerjasama ini bermanfaat bagi sesama.
2. Manajemen Sebagai Seni
Manajemen adalah seni untuk mencapai hasil yang maksimal
dengan usaha yang minimal.
3. Manajemen Sebagai Profesi
Manajemen sebagai Profesi merupakan suatu bidang pekerjaan
yang dilakukan oleh orang-orang yang memiliki keahlian dan ketrampilan sebagai
kader, pemimpin atau manajer pada suatu organisasi atau perusahaan tertentu.
4. Manajemen Sebagai Proses
Proses
yang khas terdiri dari tindakan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan
pengendalian dimana dalam masing2 bidang tersebut digunakan ilmu pengetahuan
& keahlian yang diikuti secara berurutan dalam usaha mencapai tujuan yang
telah direncanakan.
Fungsi Manajemen terbagi atas 4 yaitu:
1. Perencanaan (Planning)
Menentukan dan memutuskan cara yang terbaik untuk
mencapainya. Sedangkan Pembuatan Keputusan adalah bagian dari Perencanaan yang
berkaitan dalam memilih langkah-langkah atau tugas yang harus dilakukan untuk
mencapai sasaran organisasinya.
2. Peroganisasian (Organizing)
Mendelegasikan tugas-tugas yang telah ditetapkan dalam
perencanaan kepada individu ataupun kelompok yang terdapat dalam organsasi yang
bersangkutan.
3. Pemimpin (Leading)
Menuntun, mengarahkan, menggerakan dan memotivasi serta mempengaruhi
bawahan agar dapat melakukan tugas-tugas yang telah direncanakan untuk mencapai
tujuan/sasaran organisasi.
4. Pengendalian (Controlling)
Mengawasi
jalannya suatu tugas yang telah direncanakan.
Teori manajemen terbagi atas 6 aliran yaitu
aliran klasik, aliran perilaku, aliran manajemen ilmiah, aliran analisis
sistem, aliran manajemen berdasarkan hasil, dan aliran manajemen mutu, berikut
penjelasannya :
·
Aliran Klasik
Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan
fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada
penerapan fungsi-fungsi tersebut.
·
Aliran Perilaku
Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan
manusia. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia dan perlunya
manajemen memahami manusia.
·
Aliran Manajemen Ilmiah
Aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk
mengembangkan teorinya. Menurut aliran ini, pendekatan kuantitatif merupakan
sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen.
·
Aliran Analisis Sistem
Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang
berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya.
·
Aliran Manajemen berdasarkan hasil
Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali
oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran
hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan.
·
Aliran Manajemen mutu
Aliran
manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan
pelanggan atau konsumen.
sumber :
No comments:
Post a Comment